Kenali Perbedaan Rapid Test Antibodi dan Rapid Test Antigen

Beda rapid test antibodi dan rapid test antigen bisa dilihat dari jenis sampel yang diambil, prosedur, dan alur pemeriksaannya

Berdasarkan pedoman pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penanganan Covid-19 di Indonesia menggunakan dua jenis rapid test berbeda, yaitu rapid test antibodi dan rapid test antigen.

Rapid test antibodi dan rapid test antigen dapat dilakukan oleh orang-orang dengan kasus suspek atau orang-orang yang kontak erat dengan kasus probable atau kasus konfirmasi Covid-19. Selain itu, rapid test antibodi dan rapid test antigen dapat dilakukan untuk mendeteksi kasus suspek pada wilayah yang tidak memiliki fasilitas untuk pemeriksaan Rapid TestPolymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau tidak mempunyai media pengambilan spesimen (Swab dan VTM).

Perlu diketahui bahwa hasil pemeriksaan rapid test antibodi dan rapid test antigen hanya merupakan skrining awal. Maka, hasil pemeriksaan rapid test antibodi dan rapid test antigen tetap harus dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR atau swab tenggorokan sebagai langkah diagnosis corona agar infeksinya dapat dipastikan dengan tepat.

Beda rapid test antibodi dan rapid test antigen dapat dilihat dari jenis sampel yang diambil, prosedur, dan alur pemeriksaannya.Untuk mengetahui beda rapid test antibodi dan rapid test antigen lebih lanjut, simak pembahasan selengkapnya.

  1. Jenis sampel rapid test yang diambil

Salah satu beda rapid test antibodi dan rapid test antigen dapat dilihat dari jenis sampel test yang diambil. Rapid test antibodi adalah tes pemeriksaan cepat Covid-19 menggunakan sampel darah yang diambil dari pasien. Ini merupakan jenis tes cepat yang paling umum dilakukan oleh banyak orang sebagai pemeriksaan virus corona.

Saat seseorang terinfeksi virus corona, tubuhnya akan menghasilkan antibodi dalam beberapa hari atau pekan kemudian.Sebuah hasil studi mengemukakan bahwa respons antibodi pada sebagian besar pasien Covid-19 akan muncul dengan kadar paling tinggi pada pekan kedua setelah terinfeksi virus SARS-Cov-2.Kekuatan akan respons tersebut berbeda pada setiap orang. 

Antigen dapat terdeteksi ketika ada infeksi yang sedang berlangsung dalam tubuh seseorang. Rapid swab dapat mendeteksi keberadaan antigen virus corona pada orang yang sedang mengalaminya. Ini sebabnya, rapid test antigen paling baik dilakukan pada orang yang baru saja terinfeksi Covid-19.

  1. Prosedur rapid test yang dilakukan

Selain jenis sampelnya, beda rapid test antibodi dan rapid test antigen juga terlihat dari prosedur pengambilannya. Pada rapid test antibodi sampel yang digunakan adalah darah. Prosedur pengambilan darah meliputi:

  • Tenaga medis akan membersihkan area pengambilan darah dengan cairan antiseptik untuk membunuh bakteri dan kuman.
  • Lengan atas pasien akan diikat dengan perban elastis agar aliran darah di lengan terkumpul.
  • Setelah pembuluh darah vena ditemukan, darah akan diambil dengan cara menyuntikkan jarum steril ke pembuluh darah.
  • Ketika jumlah darah sudah cukup, jarum akan dilepas dan bagian yang disuntik akan ditutup dengan perban.
  1. Alur pemeriksaan rapid test

Beda rapid test antibodi dan rapid test antigen juga terletak pada alur pemeriksaannya.Menurut Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) Kemenkes RI, berikut adalah beda rapid test antibodi dan rapid test antigen pada alur pemeriksaan selanjutnya.

Read More

Manfaat Kayu Bajakah Bisa Obati Kanker, Benarkah?

Baru-baru ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan adanya isu terkait manfaat kayu bajakan bisa obati kanker. Kayu bajakah berasal dari pedalaman Provinsi Kalimantan Tengah dan masih sedikit ketersediaannya di daerah lainnya. Melihat potensi dan manfaat kayu bajakah yang ‘katanya’ dapat menyembuhkan kanker ini, banyak masyarakat berbondong-bondong menyerbu kayu ini untuk diproduksi maupun dikonsumsi langsung. Lalu, apakah memang benar manfaat kayu bajakah dapat mengobati kanker?

Mengenal kayu bajakah

Tanaman bajakah merupakah salah satu keanekaragaman hayati yang dapat berpotensi sebagai obat tradisional. Tanaman ini dapat dimanfaatkan semua bagiannya, termasuk akar dan batangnya. Bajakah sendiri memiliki banyak jenis, salah satunya yang paling populer saat ini untuk mengobati kanker adalah bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.).  

Bajakah dalam bahasa Dayak artinya akar, bukan menunjukkan suatu spesies tertentu. Adapun jenis bajakah yang banyak ditemukan di hutan Muara Badak adalah Uncaria nervosa. Masyarakat setempat meyakini air rebusan akar bajakah ini dapat menyembuhkan penyakit kanker.

Asal-usul manfaat kayu bajakah bisa obati kanker

Berawal dari hasil temuan penelitian yang dilakukan oleh tiga siswa SMA Negeri 2 di Palangkaraya, Kalimantann Tengah, di mana siswa-siswa tersebut meneliti tentang manfaat kayu bajakah untuk mengobati kanker serviks. Bahkan, penelitian ini telah berhasil meraih medali emas untuk obat kanker alami dari World Invention Creativity Olympic (Olimpiade Kreativitas Penemuan Dunia) di Seoul, Korea Selatan.  

Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa air rebusan akar kayu bajakah dapat menyembuhkan kanker serviks. Pengobatan tradisional dan alami tentu sangat menguntungkan bagi penderita kanker dibandingkan dengan kemoterapi atau obat-obatan yang harganya sangat mahal dan tingkat keberhasilannya pun rendah.

Setelah adanya penemuan ini, banyak pihak yang langsung mencari tanaman kayu bajakah untuk diambil akar dan kayunya yang telah dianggap sebagai obat kanker. Yang lebih mengejutkan lagi, harga yang ditawarkan pun tidak main-main. Serpihan kayu bajakah dihargai dengan Rp300.000,-/kg, sedangkan batang kayunya dijual Rp2.000.000,-/potong. Hal ini menunjukkan bahwa ada dampak sosial yang terjadi setelah munculnya pemberitaan ini.

Lalu, benarkah kayu bajakah dapat sembuhkan kanker?

Penelitian ilmiah terkait manfaat kayu bajakah ini masih sedikit. Namun, kayu bajakah telah terbukti mengandung senyawa flavonoid, terpenoid, steroid, fenolik, saponin, dan tanin. Senyawa-senyawa inilah yang diduga berperan sebagai zat antikanker pada kayu bajakah.

Sebenarnya, senyawa-senyawa tersebut bersifat antioksidan yang perannya melawan radikal bebas, toksin, dan residu atau sisa metabolisme tubuh yang menumpuk di dalam tubuh. Radikal bebas ini dapat menyerang sel-sel yang sehat, sehingga mengalami kerusakan dan meningkatkan risiko terjadinya kanker (pertumbuhan sel-sel yang abnormal).

Hanya saja, antioksidan yang ada di dalam kayu bajakah juga ada pada buah-buahan dan sayur-sayuran. Antioksidan berperan melindungi kesehatan sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas yang dapat memicu terjadinya kanker, tapi bukan berarti antioksidan dapat menyembuhkan kanker. Hal inilah yang penting untuk dipahami oleh masyarakat.

Di sisi lain, penelitian ketiga siswa SMA Negeri 2 di Palangkaraya yang memperoleh penghargaan dari World Invention Creativity Olympic, Seoul, adalah penghargaan yang penelitiannya masih dalam tahap awal. Artinya, untuk mempatenkan manfaat kayu bajakah sebagai obat kanker masih harus melewati beberapa tahapan penelitian lainnya melalui uji klinis pada manusia, yang terdiri atas:

  • Uji keamanan obat.
  • Menemukan dosis yang tepat.
  • Membandingkan dengan obat yang telah ada.
  • Uji keamanannya setelah diproduksi dan dipasarkan secara luas.

Kesimpulannya

Penelitian ketiga siswa SMA Negeri 2 di Palangkaraya ini telah berhasil menunjukkan bahwa kayu bajakah berpotensi sebagai obat tradisional yang dapat mengatasi kanker. Hanya saja, ini masih penelitian awal yang perlu diteliti lebih lanjut. Oleh sebab itu, manfaat kayu bajakah sebagai obat alami penyembuh kanker masih harus diuji secara klinis terhadap manusia untuk membuktikannya secara ilmiah.

Read More

Memilih Pembersih Makeup yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

Makeup seringkali menjadi musuh bagi kulit berjerawat. Pasalnya, makeup bisa menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan jerawat. Oleh karena itu, proses pembersihan makeup harus dilakukan secara tuntas.

Anda harus memerhatikan komposisi pembersih makeup secara detail. Jika salah memilih, kondisi kulit berjerawat akan semakin parah dan menimbulkan breakout.

  1. Jangan lupakan double cleansing

Double cleansing merupakan ritual wajib setelah menggunakan makeup, terlebih untuk kulit berjerawat. Tujuannya, agar sisa makeup terangkat dengan sempurna sehingga pori-pori tidak tersumbat. Langkah pertama double cleansing yaitu, gunakan pembersih berbahan dasar air. Langkah kedua, gunakan sabun cuci muka seperti biasa.

Double cleansing juga harus dilakukan pada pagi hari sebelum memakai makeup dan beraktivitas. Pada metode 10 steps Korea skincare routine, ini merupakan step pertama sebelum pengaplikasian jenis skincare lainnya. Jika terlewat, maka skincare selanjutnya tidak dapat menyerap ke dalam kulit wajah secara maksimal.

  • Pilih cleansing berbahan dasar air

Ada beberapa tipe cleansing, diantaranya cleansing water, oil, milk, dan balm. Gunakan tipe cleansing yang berbahan dasar air, yaitu cleansing water atau sering juga disebut micellar water. Kandungan minyak pada tipe cleansing berbahan dasar minyak mampu menyumbat pori-pori wajah.

Kebanyak micellar water pada pembersih makeup mengandung gliserin yang mampu mengembalikan fungsi hidrasi kulit serta menjaga skin barrier. Gliserin juga mampu mengurangi iritasi kemerahan pada kulit berjerawat.

  • Pillih yang tidak mengandung fragrance

Fragrance disebut juga parfume, parfum, atau aroma pada produk pembersih kulit wajah. Jika digunakan secara berlebihan, maka akan menimbulkan iritasi, kemerahan, rasa gatal, bahkan pengelupasan pada kulit berjerawat. Fragrance merupakan alergen pemicu alergi sehingga reaksi-reaksi tersebut bisa terjadi.

Bukan hanya kulit berjerawat, fragrance juga sebaiknya dihindari tipe kulit yang sensitif. Meskipun sebelumnya tidak pernah sensitif terhadap suatu zat tertentu, namun seiring berubahnya kondisi tubuh, sensitifitas bisa berubah. Jika terlanjur menggunakannya dan timbul iritasi pada wajah, sebaiknya segera hentikan pemakaian.  

  • Pilih sabun muka dengan pH dan komposisi yang sesuai

Dermatologis menyarakan pH yang baik untuk pembersih wajah berkisar 4 – 6,5 karena mampu mencegah pertumbuhan mikroorganisme, salah satunya bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes. Sedangkan pH basa mampu merusak lapisan kulit sehingga menyebabkan kulit kering.

Asam salisilat dan sulfur merupakan bahan aktif pencegah timbulnya bakteri jerawat pada sabun cuci muka. Asam salisilat berfungsi mengangkat sel kulit mati, meringankan peradangan, dan mengurangi minyak di wajah.

Sulfur juga berfungsi membuang sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Sulfur memiliki efek samping bau yang cukup menyengat. Kulit juga menjadi lebih kering setelah penggunaan produk dengan bahan aktif sulfur.

  • Pilih kapas berbahan lembut

Penggunaan micellar water menggunakan kapas berfungsi meratakan dan mengangkat kotoran dan sia makeup di wajah. Kapas dengan serat lembut menjadi pilihan yang cocok untuk kulit berjerawat. Tidak perlu menggosok wajah terlalu kuat sehingga bisa melukai jerawat yang sedang meradang.

Kapas yang telah penuh dengan sisa makeup sebaiknya diganti dengan yang baru agar kotoran tidak kembali menempel di wajah. Pembersihannya dilakukan dengan cara diusap-usap ke arah atas.

Memelihara kulit berjerawat memang tidak mudah, ada banyak faktor yang menjadi penyebab munculnya jerawat. Usaha memilih jenis perawatan kulit termasuk pembersih makeup yang benar harus dilakukan secermat mungkin.

Read More

Kenali Gejala dan Obat Tifus

informasi seputar gejala dan obat tifus

Hampir 26 juta orang di dunia terkena penyakit tifus tiap tahunnya. Demam yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi ini kerap menyerang penduduk negara berkembang. Afrika, India, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara menjadi kawasan yang memiliki statistik infeksi tifus yang tinggi di dunia. Anak-anak menjadi usia yang rentan terkena penyakit ini 

Banyaknya kasus tifus tiap tahun dikarenakan vaksin untuk penyakit ini sudah ada, namun dinilai kurang efektif. Di sisi lain, penyebaran infeksi bakteri dari Salmonella typhi sangat mudah melalui air ataupun makanan yang terkontaminasi. Alhasil, obat tifus untuk pengobatan orang-orang yang terinfeksi menjadi jawaban lebih pasti untuk penanganan jenis demam yang satu ini. 

Tifus sebenarnya termasuk penyakit yang penderitanya rata-rata dapat sembuh total dalam waktu 1—2 minggu jika ditangani dengan tepat. Namun, terdapat pula kasus-kasus demam tifus yang bergejala parah dan diikuti komplikasi penyakit lain sehingga tingkat fatalitasnya menjadi tinggi. 

Gejala Demam Tifus 

Ketika bakteri Salmonella thypi masuk ke tubuh Anda, gejala tifus tidak langsung Anda alami. Gejala baru mulai dirasakan dalam periode 7—14 hari setelah bakteri ini menginfeksi. Beberapa gejala tampak seperti demam biasa, namun ada pula gejala yang masuk kategori berat. 

  • Gejala Umum 

Gejala umum yang biasa dirasakan oleh penderita demam tifus adalah sebagai berikut. 

  1. Demam Tinggi 

Infeksi bakteri Salmonella thypi kerap menimbulkan demam di atas 38 derajat Celsius. 

  1. Sakit Kepala 

Penderita tifus juga akan merasakan pusing yang menyeluruh di kepala. 

  1. Masalah Pencernaan 

Tidak jarang gejala tifus akan menimbulkan masalah pencernaan, mulai dari nafsu makan yang berkurang drastis, sakit perut, sampai diare atau justru sembelit. 

  1. Kelelahan 

Anda juga akan mudah lelah ketika bakteri Salmonella sudah menginfeksi tubuh. Karena itulah, pasien tifus diwajibkan untuk melakukan istirahat total agar gejala ini tidak bertambah parah. 

  1. Ruam 

Beberapa kasus tifus akan menimbulkan gejala di area kulit dengan munculnya ruam-ruam tanpa sebab. 

  • Gejala Serius

Gejala serius akan dialami oleh pasien tifus yang ternyata mengalami komplikasi. Berikut beberapa gejala serius yang harus sangat diwaspadai karena dapat berujung pada kematian. 

  1. Mual, Muntah, dan Sakit Perut Parah 

Gejala umum dari tifus memang termasuk sakit perut. Namun, apabila sakit perut yang Anda alami begitu parah disertai mual dan muntah, Anda harus meningkatkan kehati-hatian sebab bisa jadi ada komplikasi berupa pendarahan di usus. 

  1. Sesak Napas 

Tifus juga rentan menimbulkan komplikasi berupa radang paru-paru. Apabila Anda mengalami gejala sesak napas, cobalah untuk mengecek kembali ke dokter sebab bisa jadi ada komplikasi radang paru-paru. 

  1. Meningitis 

Jika gejala tifus yang dialami mencapai pada halusinasi dan tingkat ketakutan tinggi, ada kemungkinan infeksi bakteri sudah menyentuh bagian selaput otak dan menimbulkan peradangan. 

Penanganan dan Obat 

Terapi antibiotik menjadi satu-satunya penanganan yang dinilai efektif untuk tifus. Sampai saat ini ada beberapa jenis antibiotik yang biasa diresepkan kepada penderita demam tifus, yaitu sebagai berikut. 

  • Ciprofloxacin 

Ciprofloxacin menjadi antibiotik yang paling sering diresepkan untuk meredakan infeksi Salmonella typhi. Ciprofloxacin umum diberikan kepada penderita tifus dewasa dan sedang dalam kondisi tidak hamil. 

  • Azitromisin 

Tidak semua bakteri infeksi Salmonella typhi bisa mereda dengan pemberian Ciprofloxacin. Apabila Anda menderita jenis tifus yang sudah resisten terhadap penggunaan Ciprofloxacin, dokter akan memberikan resep antibiotik berupa Azitromisin. 

  • Ceftriaxone 

Ini merupakan satu-satunya antibiotik non-oral. Penggunaannya disuntikkan kepada pasien tifus. Obat tifus ini digunakan sebagai alternatif pengobatan untuk anak-anak yang mengalami infeksi bakteri Salmonella typhi. 

Meskipun obat antibiotik sudah tersedia dan dikenal ampuh memulihkan kondisi pasien yang menderita tifus, pencegahan tetaplah jalan terbaik. Pasalnya, berbagai obat antibiotik bisa menyebabkan efek samping dalam penggunaan jangka panjang. Penggunaan antibiotik yang terlalu sering juga dapat menimbulkan efek kebal bagi bakteri penyebab demam tifus.

Read More

Cara Membuat Lulur Alami di Rumah

Lulur alami merupakan salah satu warisan budaya untuk para perempuan Indonesia, untuk merasakan manfaat lulur alami bisa didapatkan dengan menjalani perawatan kecantikan. Berbeda dengan kebanyakan perawatan lulur yang dilakukan di spa atau salon kecantikan, lulur alami bisa digunakan secara mandiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat.

Kebanyakan lulur yang dijual secara komersial di Indonesia terbagi menjadi dua jenis, yakni lulur tradisional dan lulur modern. Jenis tradisional dibuat dengan menggunakan rempah-rempah dan tepung yang tekstur kasar, sementara jenis modern dibuat dari butiran scrub dilengkapi dengan losion yang sebagian besar terbuat dari susu.

Cara Membuat dan Manfaat Lulur Alami

  • Lulur Kunyit

Lulur alami menggunakan kunyit sangat baik untuk kulit karena sifat antibakteri dan antisepktiknya, lulur ini mampu membantu eksfoliasi kulit agar kulit tetap terlihat sehat dan segar. Sangat disarankan untuk menggunakan bubuk kunyit dalam membuat lulur alami agar proses pembuatanya juga semakin mudah, berikut caranya.

  • Sediakan bahan, satu cup gula pasir, dua sendok teh bubuk kunyit dan satu setengah cup minyak kelapa.
  • Campurkan gula dan bubuk kunyit dalam sebuah wadah, setelah itu masukkan minyak kelapa secara perlahan.
  • Sambil minyak kelapa dimasukkan aduk secara perlahan hingga membentuk sebuah pasta, tunggu beberapa menit baru gunakan untuk lulur.
  • Lulur Kopi

Lulur dengan bahan kopi terbukti ampuh dalam membantu mengangkat sel kulit mati, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kafein yang terdapat pada kopi membantu mengurangi selulit. Selain itu, aroma kopi juga dianggap sangat cocok untuk relaksasi. Berikut ini beberapa langkah untuk membuatnya.

  • Sediakan bahanya terlebih dahulu, di antaranya seperti setengah cup bubuk kopi, dua sendok makan air panas dan satu sendok teh minyak kelapa.
  • Hangatkan minyak kelapa, setelah itu campurkan bubuk kopi dengan air hangat dalam sebuah wadah, lalu aduk hingga rata menggunakan sendok.
  • Tuangkan minyak kelapa sedikit demi sedikit hingga mendapatkan konsistens campuran yang diinginkan, lulur kopi sudah jadi.
  • Lulur Susu Kambing

Lulur alami selanjutnya terbuat dari perpaduan susu kambing dan oatmeal, kedua bahan ini memang dikenal dengan manfaat yang bisa membantu menenangkan dan menutrisi kulit. Selain itu, kandungan protein dalam susu juga dipercaya bisa membantu menjaga kelembapan kulit dan membuat lulur ini diklaim sangat baik untuk perawatan kulit kering sensitif.

  • Sediakan bahan setengah cup oatmeal, setengah cup susu kambing bubuk dan air secukupnya, pastikan tidak kebanyakan.
  • Setelah itu, hancurkan oatmeal menggunakan food processor atau bisa juga dengan ditumbuk, jika sudah pindahkan dalam sebuah wadah.
  • Campurkan oatmeal dengan susu kambing serta tambahkan sedikit air hingga membentuk pasta, susu kambing yang digunakan tidak harus berbentuk bubuk, susu kambing cair juga bisa dipakai.
  • Lulur Madu dan Gula

Butiran gula bermanfaat bagi eksfoliasi kulit, sementara madu memiliki sifat antimikroba dan antioksidan. Manfaat lulur alami ini terdapat pada kedua bahan tersebut, yakni membantu merawat kulit dengan cara memperbaiki jaringan kulit, kerusakan dan menjaga kelembapan.

  • Cara membuatnya cukup mudah, sediakan setengah cup gula pasir atau juga bisa dengan gula merah yang sudah dihaluskan, seperempat minyak kelapa yang dipanaskan dan dua sendok makan madu.
  • Campurkan gula, minyak kelapa dan madu dalam wadah lalu aduk hingga merata, jangan sampai terlalu kental.
  • Jika terlalu kental, tambahkan sedikit minyak kelapa secara perlahan hingga mendapat konsistensi yang diinginkan.
Read More

Gejala-Gejala Alergi Ayam

gejala alergi ayam yang perlu diwaspadai

Tidak sebanyak alergi telur atau kacang, namun ada juga orang yang memiliki alergi ayam. Bahkan, jenis alergi ini pun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga berbahaya pada sebagian orang jika tidak dapat ditangani dengan baik. Hal ini dapat terjadi karena sistem imun justru menyerang alergen sebagai substansi yang berbahaya. Alergi ayam juga bisa terjadi pada orang dengan usia berapapun. Mungkin saat masih kecil dan perlahan membaik saat beranjak dewasa. Selain itu, kondisi ini bisa terjadi dengan tiba-tiba ketika sudah dewasa atau pada jenis ayam yang diolah dengan cara tertentu. Jika seseorang mengalami alergi ayam, akan ada beberapa gejala yang muncul. Gejala ini bisa terjadi langsung hingga beberapa jam kemudian, seperti:

  • Mata gatal dan berair
  • Hidung berair
  • Bersin terus menerus
  • Kesulitan bernapas
  • Tenggorokan gatal
  • Batuk
  • Ruam kemerahan di kulit
  • Mual dan muntah
  • Kram perut
  • Diare
  • Reaksi anaphylaxis

Gejala alergi ayam yang terakhir berupa anaphylaxis sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa. Reaksi utamanya dapat muncul pada saluran pernapasan dan dapat muncul dalam hitungan detik atau menit setelah terpapar alergen.

Orang yang memiliki alergi ayam biasanya juga mengalami alergi terhadap makanan unggas atau makanan laut lainnya seperti bebek, kalkun, ikan, hingga udang. Orang yang alergi ayam juga bisa mengalami reaksi alergi saat kontak bulu, kotoran, hingga debu dari bulu ayam. Pada beberapa kondisi, orang yang mengalami alergi ayam juga alergi terhadap telur. Penderitanya akan mengalami reaksi alergi terhadap substansi di dalam kuning telur.

Terkadang, seseorang bisa salah mengartikan bahwa alergi ayam sebagai penyakit demam biasa. Hal ini terjadi karena beberapa gejalanya seperti hidung berair dan radang tenggorokan memang serupa dengan demam biasa. Selain itu, seseorang juga bisa mengalami masalah pencernaan karena tubuh berusaha mengeluarkan alergen dari sistem cerna. Komplikasi yang paling berbahaya dari alergi ayam adalah reaksi anaphylaxis. Beberapa gejala terjadinya reaksi anaphylaxis yaitu:

  • Tekanan darah turun drastis
  • Jantung berdebar
  • Detak jantung cepat
  • Kesulitan bernapas
  • Saluran pernapasan bengkak
  • Bicara tidak jelas
  • Lidah dan bibir bengkak
  • Hilang kesadaran

Dokter akan meresepkan EpiPen untuk orang yang pernah mengalami, anaphylaxis atau berpotensi mengalami alergi berat. EpiPen berisi zat aktif epinephrine yang berbentuk seperti pulpen yang bisa disuntikkan sendiri saat dibutuhkan. Penting untuk membawa alat ini untuk menyelamatkan nyawa saat terjadi reaksi anaphylaxis.

Jika diketahui seseorang mengalami reaksi alergi ayam, maka perhatikan betul apa saja yang dikonsumsi. Terlebih, olahan dari ayam sangat umum ditemukan pada banyak masakan. Contohnya penggunaan kaldu ayam dalam sup atau olahan ayam dalam daging hamburger. Untuk itu, sebelum mengonsumsi olahan daging seperti bakso, pastikan kandungannya bebas dari ayam.Tidak kalah penting, diskusikan dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi apapun. Beberapa jenis vaksins seperti yellow fever vaccine bisa mengandung protein ayam. Selain itu, orang yang mengalami bird-egg syndrome juga tidak bisa mendapatkan vaksinasi influenza karena mengandung protein dari telur.Pada beberapa kasus, orang yang mengalami alergi ayam juga harus berhati-hati saat berada di area peternakan ayam atau unggas.

Read More

Kebiasaan Ini Menandakan Cara Memarahi Anak Anda Salah

cara memarahi anak tidak perlu membentak

Orang tua adalah sosok yang paling dekat dengan anak. Setiap orangtua pasti ingin yang terbaik untuk buah hatinya dan terus berusaha melindungi mereka. Menegur ketika anak berbuat hal yang tidak seharusnya menjadi salah satu ungkapan rasa sayang orangtua. Namun, tak sedikit orang tua yang menegur atau memarahi dengan cara memarahi anak yang salah. 

Tahukah Anda jika cara memarahi anak Anda salah maka akan berdampak buruk terhadap psikologis anak? Baik buruknya perkembangan dan pertumbuhan anak, sangat tergantung pada didikan dari orang tua. Sering memarahi anak tidaklah selalu membuat anak menjadi lebih baik. Berikut kebiasaan cara memarahi anak yang salah, tetapi masih kerap dilakukan.

  • Memarahi Anak di Depan Umum 

Teguran yang dilontarkan orangtua kepada anaknya akan menimbulkan dua kemungkinan, menjadi lebih baik atau bahkan malah memperkeruh keadaan. Untuk menegur anak, alangkah lebih baiknya sebagai orangtua harus tahu situasi, kondisi, dan tempat. 

Memarahi anak di depan umum akan membuat kepercayaan dirinya runtuh dan tak bisa mempercayai orang tuanya lagi. Jika sudah begini, anak akan merasa tidak nyaman dengan orangtuanya. 

  • Terlalu Memojokkan Anak 

Jika anak Anda sedang melakukan kesalahan, tak ada salahnya jika Anda sebagai orangtua menasihatinya. Tetapi beri dia waktu untuk menjelaskan mengapa ia melakukan kesalahan tersebut. Jangan terus memojokkan sang anak jika ia melakukan kesalahan, jika Anda melakukan hal itu maka sang anak akan berpikir jika suaranya tidak akan didengar lagi oleh orangtuanya.

Nasihatilah anak dengan suara yang lembut, beritahu jika apa yang dilakukan itu tidaklah benar. Anda juga harus memberitahu mana yang baik untuk dilakukan mana yang tidak. Dengan suara lembut dan halus maka anak Anda akan menerima pesan yang Anda sampaikan.

  • Memarahi dengan Suara Tinggi

Perlu diketahui, cara memarahi anak dengan intonasi suara yang tinggi, seperti berteriak, itu kurang baik bagi psikologis anak. Ketika Anda meneriaki anak, ia akan merekam teriakan, emosi, dan amarah yang diterima dari orang tuanya atau lingkungan sekitarnya. Mengajari anak dengan cara berteriak atau emosi, disebut tidak terbukti menyelesaikan masalah. Sebaliknya, cara mendidik seperti itu hanya menimbulkan masalah lain.

  • Mengeluarkan Kata-Kata yang Tak Pantas Diucapkan

Jika membentak anak saja tidak boleh untuk dilakukan, apalagi mengeluarkan kata–kata yang tak pantas untuk diucapkan? Percayalah, anak akan merasa tertekan jika orangtua mengeluarkan kata–kata yang tak pantas untuk dirinya. Ia akan terus terpikirkan dengan apa yang baru saja ia dengar, dan bisa jadi anak Anda akan meniru kebiasaan buruk Anda saat ia marah kelak.

  • Terlalu Sering Mengomel Pada Anak

Terlalu sering mengomel kepada anak bukanlah solusi yang baik untuk menyelesaikan masalah. Justru, anak akan semakin stres dan merasa bosan mendengar omelan dari orangtuanya. Karena merasa bosan mendengarkan omelan orang tuanya anak akan merasa tidak perlu lagi mendengarkan nasehat dari orang tuanya lagi. Mereka cenderung akan mengabaikan nasehat Anda.

***

Bukan hal yang mudah untuk menjadi orangtua yang baik. Bahkan, tak ada buku yang bisa mengajarkan orang tua untuk menjadi orang tua yang sempurna. Jangan pernah memarahi anak dengan cara memarahi anak yang salah. 

Anak-anak merupakan peniru ulung, dengan melihat apa yang kita lakukan sehari-hari, bukan tidak mungkin ia juga akan tumbuh dengan meniru tindakan kita. Akan bahaya jika yang ditiru adalah sifat yang buruk. Jika ingin memarahi anak gunakan teguran yang baik agar anak mengerti bahwa yang dilakukannya salah.

Read More

Termasuk Narkotika, Hati-hati terhadap Jenis-jenis Halusinogen Ini!

Pernah mendengar istilah halusinogen? Mungkin istilah ini belum terlalu familiar di telinga Anda. Namun, pernahkah Anda mendengar tentang magic mushroom yang banyak dijual bebas di beberapa daerah tertentu? Bukan sekadar jamur biasa, ketika Anda menghirup atau mengonsumsi jenis jamur ini, Anda akan memiliki halusinasi terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak ada, mulai dari melihat sesuatu yang sebenarnya tiada, mendengar suara-suara asing, ataupun mencium bau yang sebenarnya tidak pernah ada.

Magic mushroom hanyalah salah satu jenis halusinogen klasik yang berasal dari alam. Di luar itu, masih banyak jenis halusinogen lain yang bisa membawa Anda ke berbagai ilusi dan sensasi yang sebenarnya tidak ada. Namun baiknya, Anda berhati-hati terhadap berbagai jenis makanan ataupun obat yang tergolong halusinogen. Pasalnya, halusinogen sudah dikategorikan sebagai salah satu zat narkotika!

Halusinogen sendiri memiliki banyak jenis. Berikut ini adalah beberapa jenis halusinogen yang bisa membuat Anda berada dalam sensasi halusinasi yang mengasyikkan, namun sekaligus menjerumuskan. Jadi, berhati-hatilah!

  1. D-Lysergic Acid Diethylamide (LTD)

Magic mushroom sendiri merupakan jenis halusiongen yang tergolong sebagai LTD. Zat LTD umum diperoleh dari jamur yang hidup di biji-bijian tertentu. Jenis halusinogen yang satu ini banyak dipilih penikmatnya karena tidak hanya mampu menghadirkan ilusi yang menyenangkan, namun sekaligus bisa mengubah suasana hati. LTD disebut-sebut pula sebagai halusinogen yang pengaruhnya bagi pengonsumsinya paling kuat di dunia. Saat ini, LTD umum diperjualbelikan dengan bentuk kapsul yang berisi bubuk putih tanpa warna dan bau.

  • Delta-9 Tetrahydrocannabinol (THC)

Zat THC banyak terkandung dalam ganja. Zat ini tergolon halusinogen karena bisa memberikan efek halusinasi yang mengarah ke paranoia. Gejala umum yang akan dialami oleh pengguna THC adalah munculnya distorsi waktu terkait halusinasi yang dialaminya. Halusinasi yang ditimbulkan THC dikarenakan zat ini memengaruhi reseptor cannabinoid. Reseptor ini merupakan daerah otak yang mengatur ingatan, kesenangan, nafsu makan, hingga masalah koordinasi tubuh. Adanya THC dalam ganja membuat narkotika jenis ini banyak dipilih sebagai sarana rekreasi.

  • Mescaline

Zat halusinogen yang satu ini memiliki efek seperti minuman berkadar alkohol tinggi yang akan membuat penggunanya merasa mabuk dan melihat ilusi yang sebenarnya tidak ada. Mescaline sendiri tergolong sebagai halusinogen klasik yang terdapat pada tumbuhan alami, seperti kaktus peyote. Namun saat ini, sudah banyak sintetis kimia yang dibuat menyerupai efek mescaline dan digolongkan sebagai salah satu narkotika.

  • Dimethyltryptamine (DMT)

Panggilan keren dari jenis halusinogen ini adalah Dimitri. Jenis zat halusinasi yang satu ini umumnya digunakan dengan cara diseduh atau diisap menggunakan bong. Setelah mengonsumsinya, Anda akan merasakan efek mabuk yang membuat berbagai halusinasi bermunculan. Zat DMT sendiri banyak ditemukan dalam berbagai jenis tanaman liar di sekitaran Amazon.

  • Psilocybin

Efek dari psilocybin sangat mirip dengan efek yang dihasilkan oleh jenis halusinogen LSD. Di mana pengonsumsinya akan merasakan sensasi perubahan suasana hati sampai melihat hal-hal yang ternyata halusinasi. Psilocybin merupakan jenis halusionogen alami yang banyak ditemukan pada tanaman jamur. Pengonsumsiannya lebih banyak dipilih dengan cara diseduh seperti teh, kemudian diseruput pelan-pelan.

  • Phencylidine (PCP)

Awalnya zat halusinasi ini dibuat sekitar tahun 1950 sebagai salah satu obat anestesi, namun sejak tahun 1965 sudah tidak digunakan kepada manusia karena memiliki efek samping yang begitu buruk. Penggunaan PCP bisa menyebabkan masalah mental yang serius. Namun, produksi dan penggunaan PCP secara illegal tetap masih ada sehingga digolongkan sebagai obat terlarang.  

***

Walaupun terlihat mengasyikkan bisa memperoleh halusinasi menyenangkan setelah mengonsumsinya, penggunaan halusinogen bisa membuat Anda kecanduan dan mengancam jiwa. Karena itu, lebih baik tidak coba-coba dan berupaya menjauhi berbagai jenis zat halusinasi ini, ya.

Read More

Suka Menimbun Barang? Waspada Hoarding Disorder!

Pernahkah Anda melihat orang di sekitar Anda suka menimbun barang yang tidak penting? Atau Anda sendiri sedang mengalaminya? Hati-hati, bisa saja Anda mengalami hoarding disorder, yaitu suatu gangguan yang terjadi pada seseorang karena suka menimbun barang-barang. Mulai dari barang yang bernilai tinggi hingga barang tidak bernilai sama sekali. Sejauh mana seseorang bisa dikatakan mengalami hoarding disorder? Apa pula bedanya dengan para kolektor? Simak yuk, penjelasannya berikut ini!

Mengenal hoarding disorder.

Hoarding disorder atau gangguan penimbunan adalah ketika seseorang memperoleh banyak sekali barang dan menyimpannya dengan cara yang tidak beraturan. Orang yang mengalami gangguan ini tidak dapat memilah barang yang penting untuk dirinya. Akibatnya, lingkungan rumah yang menjadi tempat penyimpanan barang-barang tersebut menjadi tidak rapi dan sehat.

Sebagian besar orang pasti pernah mengoleksi barang-barang yang mungkin disukai. Hanya saja, ini berbeda, kolektor hanya mengoleksi barang tertentu dan menyimpannya dengan rapi. Sementara itu, penimbun akan mengumpulkan semua barang dan menyimpannya secara acak dan tidak beraturan.

Hoarding disorder semakin jelas terlihat apabila:

  • Jumlah barang sudah memakan tempat di rumah. Misalnya, penderita tidak dapat lagi menggunakan dapur, kamar tidur, atau kamar mandi akibat sudah penuh dengan barang-barang.
  • Kebiasaan menimbun sudah menurunkan kualitas hidup penderita atau keluarganya. Contohnya, penderita kesal jika barang-barangnya diganggu atau dibereskan oleh orang lain dan memusuhi orang tersebut.

Penyebab hoarding disorder.

Orang yang suka menimbun meyakini bahwa:

  • Barang berharga dan masih berguna di masa depan.
  • Barang tersebut bernilai, unik, tidak tergantikan, atau terlalu murah untuk dibuang.
  • Barang dianggap sebagai pengingat hal tertentu, di mana tanpa barang itu, mereka tidak bisa ingat hal-hal yang penting.
  • Penderita tidak dapat memutuskan barang itu milik siapa, sehingga lebih baik menyimpannya saja dari pada dibuang.

Hoarding disorder sering dikaitkan dengan gangguan kepribadian obsesif kompulsif (OCPD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), depresi, dan kegelisahan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, hoarding disorder dikaitkan dengan gangguan makan, pica (mengonsumsi bahan non-makanan), Prader-Willi syndrome (kelainan genetik), psikosis, demensia, dan skizofrenia.

Gejala umum hoarding disorder.

Pertama kali yang terlihat pada orang yang suka menimbun adalah memperoleh dan menyimpan barang dalam jumlah banyak. Perlahan-lahan, barang banyak menumpuk di rumah dan sulit sekali untuk membuangnya. Gejala lainnya termasuk:

  • Sebagian besar barang yang diperoleh tidaklah penting bahkan sudah tidak ada tempat lagi untuk barang tersebut.
  • Kesulitan untuk memilah dan membuang barang-barang, terlepas dari nilai sebenarnya.
  • Merasa barang-barang tersebut perlu disimpan dan kesal jika membuangnya.
  • Rela menggunakan ruangan yang sering digunakan untuk menimbun barang.
  • Cenderung memiliki kepribadian perfeksionisme, suka menunda, menghindar, dan tidak terorganisir.

Barang-barang yang ditimbun ini mengakibatkan:

  • Tumpukan barang yang tidak teratur, berantakan, dan bercampur dalam satu ruangan.
  • Memadati dan mengacaukan ruang keluarga, serta mengalihfungsikan ruangan jadi tidak dapat digunakan untuk tujuan yang sebenarnya. Misalnya, tidak bisa memasak di dapur atau menggunakan kamar mandi untuk mandi.
  • Lingkungan menjadi tidak sehat, terutama yang ditimbun makanan atau sampah.
  • Sulit untuk menjaga diri sendiri dan orang lain tetap aman di rumah.
  • Memusuhi orang-orang yang mencoba mengurangi atau menghilangkan barang yang ditimbun dari rumah.

Hoarding disorder yang tidak ditangani segera, alias dibiarkan begitu saja, mungkin tidak akan pernah bisa hilang. Kehilangan barang-barang yang ditimbun bagi penimbun tidak hanya menyebabkan kesepian dan gangguan mental, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi penimbun.

Oleh sebab itu, jika Anda atau keluarga Anda mengalami hoarding disorder, maka konsultasikan dengan dokter atau psikiater secepat mungkin. Dokter akan melakukan pemeriksaan skrining dan terapi untuk membantu menghilangkan gangguan ini. Jangan ragu untuk menghubungi pihak berwenang setempat, seperti polisi, badan kesejahteraan hewan, dan sejenisnya jika kesehatan atau keselamatan jiwa penimbun yang Anda kenal terancam.

Read More

Mengenal Antidepresan SSRI dan SNRI, Apa Perbedaannya?

SSRI adalah kelompok antidepresan dalam mengatasi depresi dan gangguan mental lain

Antidepresan adalah obat-obatan yang dapat membantu meringankan gejala depresi, gangguan kecemasan sosial, gangguan kecemasan, gangguan afektif musiman, distimia, depresi kronis ringan, dan kondisi lain yang serupa. Tujuan dari obat tersebut adalah untuk mengoreksi ketidakseimbangan kimia dari neurotransmitter di otak yang dipercaya bertanggung jawab terhadap perubahan suasana hati dan perilaku. Antidepresan pertama kali dikembangkan pada tahun 1950, dengan penggunaannya semakin terus bertambah dan umum dijumpai dalam 20 tahun terakhir. Antidepresan dibagi menjadi 5 jenis, yaitu antidepresan SSRI, SNRI, TCA, MAOI, dan NASSA. Artikel ini akan membahas apa yang membedakan antara antidepresan SSRI dan SNRI. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), di Amerika Serikat, persentase orang-orang usia 12 tahun ke atas yang menggunakan antidepresan meningkat dari 7,7 persen dari tahun 1999 hingga 2002 ke 12,7 persen pada tahun 2011-2014. Jumlah perempuan yang menggunakan antidepresan dua kali lebih banyak dari pria. Antidepresan yang paling sering diresepkan adalah antidepresan SSRI dan SNRI. 

  • Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI)

Ini merupakan salah satu antidepresan yang paling sering diresepkan. Antidepresan ini efektif dalam mengobati depresi. SSRi juga memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan antidepresan lainnya. SSRI menghambat “reuptake” atau penyerapan serotonin di otak. Hal ini membuat sel-sel otak lebih mudah dalam menerima dan mengirim pesan, menyebabkan suasana hati yang lebih baik dan stabil. Antidepresan ini dikenal “selektif” karena lebih berfokus dalam memengaruhi serotonin, dan bukan neurotransmitter lainnya. 

Saat otak mengirim serotonin, beberapa dari serotonin tersebut digunakan untuk berkomunikasi dengan sel-sel lain, dan beberapa lainnya akan kembali ke sel yang melepaskannya. SSRI akan mengurangi jumlah serotonin yang kembali ke sel yang melepaskannya, membuat jumlah yang tersedia lebih banyak di otak untuk berkomunikasi dengan sel-sel lain. Para ahli belum mengetahui dengan pasti peran serotonin terhadap depresi. Namun, banyak dari mereka percaya bahwa kadar serotonin yang rendah merupakan salah satu faktor yang berkontribusi. Beberapa jenis antidepresan SSRI adalah citalopram, paroxetine, escitalopram, fluoxetine, sertraline, dan fluvoxamine. 

SSRI dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala, mual, gangguan tidur, pusing, diare, badan terasa lemah, kecemasan, sakit perut, mulut kering, dan gangguan seksual (birahi rendah, disfungsi ereksi, atau masalah ejakulasi). Di antara antidepresan lain, SSRI berisiko lebih besar untuk menyebabkan gangguan seksual, meningkatnya nafsu makan, dan potensi pertambahan berat badan. 

  • Serotonin and noradrenaline reuptake inhibitor (SNRI)

Antidepresan ini digunakan untuk merawat depresi, gangguan suasana hati, gangguan perhatian defisit hiperaktif (ADHD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), gangguan kecemasan, gejala menopause, fibromyalgia, dan penyakit neuropathic kronis. SNRI akan meningkatkan kadar serotonin dan norepinephrine, dua neurotransmitter di otak yang memerankan peran penting dalam menstabilkan suasana hati. Beberapa contoh antidepresan SNRI adalah desvenlafaxine, levomilnacipran, duloxetine, milnacipran, dan venlafaxine. Selain untuk merawat kondisi-kondisi di atas, dalam beberapa kasus SNRI dapat digunakan untuk merawat kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes. 

SNRI dapat menyebabkan efek samping seperti pusing, mual, insomnia, mengantuk, mulut kering, hilangnya nafsu makan, konstipasi, gangguan seksual seperti disfungsi ereksi dan masalah ejakulasi, dan mudah berkeringat. 

Antidepresan SSRI dan SNRI masing-masing memiliki manfaat dan efek sampingnya sendiri. Saat memilih dan mencoba antidepresan, sangat penting bagi Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan untuk memastikan efektivitas dan keamanan obat antidepresan.

Read More