4 Langkah Skincare Rutin Atasi Jerawat Hormon

4 Langkah Skincare Rutin Atasi Jerawat Hormon

Hormon berperan besar dalam setiap fungsi di tubuh, termasuk dalam hal penampilan kulit Anda dan cara merawatnya. Efek hormon pada remaja misalnya, akan terlihat jelas saat bermunculan jerawat hormon. Jerawat ini biasanya muncul saat Anda memasuki masa pubertas. Jika Anda tidak melakukan perawatan kulit secara tepat, jerawat hormon bisa semakin parah dan sangat mengganggu penampilan Anda. 

Perubahan kulit selama masa pubertas

Kondisi kulit Anda bisa berubah saat memasuki masa pubertas. Ini terjadi akibat perubahan hormon secara tiba-tiba, sehingga kelenjar minyak di kulit akan memproduksi lebih banyak minyak (sebum). Minyak yang berlebihan ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan media yang baik untuk pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. 

Jerawat hormon sering muncul di zona-T, seperti bagian dahi, hidung, dan dagu. Jerawat hormon dewasa biasanya terbentuk di bagian bawah wajah, termasuk bagian bawah pipi dan sekitar garis rahang Anda.

Jerawat hormon dapat disebabkan oleh fluktuasi hormon saat haid, mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS), gangguan siklus haid, dan peningkatan kadar hormon androgen. Secara khusus, fluktuasi hormon ini juga dapat memperburuk masalah jerawat Anda sebelumnya, dengan meningkatkan:

  • Peradangan kulit secara keseluruhan.
  • Produksi minyak (sebum) di pori-pori kulit.
  • Penyumbatan sel kulit di folikel rambut.
  • Produksi bakteri penyebab jerawat, yaitu Propionibacterium acnes.

4 Langkah skincare rutin mengatasi jerawat hormon

Meskipun tidak ada obat untuk mencegah jerawat hormon, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi dan mengatasinya.

  1. Membersihkan riasan di wajah Anda.

Jika Anda adalah orang yang suka menggunakan make-up, walaupun hanya berupa concealer untuk menutupi jerawat, penting untuk menghapus riasan setiap malam sebelum tidur. Berbagai produk pembersih make-up, seperti micellar water atau oil cleansing, yang bisa Anda dapatkan di toko-toko terdekat atau secara online. Jangan lupa, untuk memilihnya sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit Anda, ya!

  1. Mencuci wajah Anda.

Setelah Anda menghapus riasan dengan pembersih make-up, cuci wajah Anda dengan sabun yang sesuai dengan jenis dan kondisi kulit Anda. Jika kulit Anda berminyak dan rentan berjerawat, pastikan untuk memilih sabun bebas minyak (oil control) yang diformulasikan untuk jenis kulit Anda. Biasanya, sabun untuk jenis kulit ini mengandung asam salisilat yang ampuh untuk mengatasi jerawat dan kulit berminyak.

  1. Merawat jerawat Anda, jangan dipecahkan sendiri!

Sering kali, Anda mungkin tergoda untuk memencet dan memecahkan jerawat selama masa-masa breakout. Namun, jangan lakukan hal ini! Jika Anda melakukannya, hanya akan menyebabkan munculnya jaringan parut, serta perubahan warna dan tekstur kulit di kemudian hari. 

Sebaliknya, biarkan jerawat Anda tumbuh secara alami atau Anda bisa menggunakan obat perawatan jerawat hormon agar cepat kering. Umumnya, produk perawatan jerawat yang disarankan adalah produk yang mengandung benzoyl peroxide.

  1. Menggunakan pelembab bebas minyak.

Tidak hanya untuk jenis kulit kering saja, pelembab tetap penting digunakan meskipun jenis kulit Anda berminyak. Setelah Anda membersihkan wajah dan mengaplikasikan perawatan jerawat hormon, kulit Anda mungkin akan terasa kering. Jika Anda tidak menggunakan pelembab, maka akan membuat kelenjar minyak memproduksi sebum lebih banyak lagi dalam jangka panjang. Anda bisa menggunakan pelembap yang ringan berbentuk gel dan mengandung asam hialuronat.

Catatan dari SehatQJerawat hormon meskipun tidak dapat dicegah, tetapi dapat diatasi dengan skincare rutin setiap hari. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan pola makan, tidak stres, cukup istirahat, dan rajin berolahraga, agar kulit Anda tetap sehat dan bebas dari jerawat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>