6 Ciri Menjadi Dewasa Tanpa Pandang Umur

6 Ciri Menjadi Dewasa Tanpa Pandang Umur

Anda mungkin pernah merasa kesal melihat orang yang usianya sudah lumayan tua, namun tingkat lakunya masih seperti anak-anak karena mudah marah ataupun menangis. Anda pun mungkin mengatakan dia kekanakan dan memalukan diri sebab tidak mencontohkan ciri kedewasaan sesuai dengan usianya. Namun, tahukah Anda bahwa ciri menjadi dewasa sama sekali tidak berhubungan dengan usia seseorang?

Kedewasaan sendiri merupakan kondisi saat seseorang mampu mengelola emosinya. Dengan kemampuan tersebut, ia tidak mudah panik ketika menghadapi beragam hal yang menimpa dirinya. Dengan emosi yang stabil pula, seseorang akan lebih mudah mengambil keputusan terkait persoalan yang tengah membelitnya atau orang-orang di sekitarnya. 

Sekali lagi terkait kedewasaan ini tidak pandang umur. Pemuda yang berusia belasan tahun atau di awal 20an bisa saja lebih dewasa daripada orang yang sudah berusia 40 tahunan. Bisa juga terjadi orang tua semakin bertambah umur semakin menunjukkan ciri menjadi dewasa yang matang. Anda bisa melihat tingkat kematangan kedewasaan seseorang dengan memperhatikan ciri-ciri menjadi dewasa ini. 

  1. Mencintai Diri Sendiri dan Orang Lain 

Semakin dewasa seseorang, ia akan semakin mengetahui cara untuk mencintai dirinya sendiri, baik dari sisi kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki. Meskipun demikian, ia juga mampu memberi cinta kepada orang lain. Kemampuan orang memberi cinta kepada orang lain menunjukkan ia mampu mengelola emosinya dan tidak mementingkan keegoisan semata. 

  1. Bertanggung Jawab 

Jangan mengaku dewasa apabila tidak berani mengambil peran dan menerima konsekuensi dari apa yang Anda lakukan. Pasalnya, ciri menjadi dewasa yang sangat mudah dilihat adalah kemampuan seseorang untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab yang dimiliki oleh orang yang sudah dewasa membuatnya tidak suka melampiaskan kesalahan kepada pihak lain, tetapi siap menerima risiko dari hal yang ia lakukan. 

  1. Lebih Banyak Mendengarkan 

Semakin dewasa seseorang, ia akan semakin menghargai orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri. Hal ini dapat terlihat dari caranya berbincang dengan orang lain. Ciri menjadi dewasa muncul ketika seseorang sudah mulai bisa untuk lebih banyak mendengarkan daripada menimpali omongan orang. Dengan lebih banyak mendengar, orang tersebut juga menjadi lebih banyak mendapat informasi yang mungkin saja ia butuhkan. Jadi jika Anda masih lebih banyak berbicara ketika mengobrol dengan orang lain, khususnya tentang diri sendiri, artinya kedewasaan masih jauh dari Anda. 

  1. Tidak Reaktif 

Ciri menjadi dewasa yang paling umum adalah kemampuan seseorang untuk mengontrol emosinya. Kemampuan mengontrol emosi dengan baik membuat orang dewasa tidak mudah menjadi pribadi yang reaktif. Terkait beragam kondisi yang dihadapi, ia cenderung akan menganalisis terlebih dahulu. Dengan demikian, orang dewasa pun menjadi jarang mengomel ataupun bertindak kasar. 

  1. Tidak Mudah Bergantung 

Sebagai makhluk sosial wajar jika setiap orang saling membutuhkan. Namun, orang dewasa menyadari bahwa tidak boleh terus-menerus bergantung pada orang lain. Ia pun kerap lebih mengandalkan kemampuannya untuk menyelesaikan situasi yang tengah menghampirinya. Meskipun demikian, ia juga tahu kapan harus meminta pertolongan dari orang lain jika tidak mampu menyelesaikan masalah. Untuk meminta pertolongan, orang dewasa pun cenderung tidak malu-malu atau menerapkan gengsi. 

  1. Rendah Hati 

Semakin dewasa seseorang, ia pun semakin menyadari bahwa banyak hal di luar sana yang lebih hebat dan menakjubkan daripada dirinya sendiri. Karena itulah, orang dewasa cenderung lebih rendah hati. Kesombongan pada diri seseorang hanya menunjukkan sifat kekanak-kanakannya. 

*** 

Jadi, berapa umur Anda saat ini? Apakah Anda sudah menunjukkan ciri-ciri menjadi dewasa seperti contoh di atas atau justru sebaliknya?

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>