Begini Cara Aman dan Efektif Menggunakan Obat Batuk dan Pilek

Terkadang batuk muncul disertai pilek bagi beberapa orang yang alergi terhadap pergantian suhu. Bila gejala pilek juga muncul, maka dibutuhkan obat batuk dan pilek yang dikombinasi secara bersamaan. Akan tetapi, mendapatkan obat dengan kombinasi formula yang tepat dan sesuai dengan kondisi setiap orang bukanlah hal mudah. Oleh sebab itu, penyembuhan batuk dan pilek juga harus didasarkan pada gejala yang muncul pada penderita, antara lain

1. Bersin dan Hidung Tersumbat

Bersin dan hidung tersumbat seringkali melanda ketika pergantian musim atau mengalami kondisi alergi pada dingin. Jika batuk disertai dengan bersin dan hidung tersumbat, ada beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk meringankan gejala ini, di antaranya:

  • Antihistamin, obat yang digunakan hampir pada setiap gangguan hidung tersumbat ini memang efektif melegakan pernapasan. Namun, obat jenis ini tidak bisa digunakan ketika seseorang mengalami batuk berdahak karena menyebabkan dahak tetap berada di paru-paru.
  • Dekongestan, obat jenis ini biasa digunakan saat meredakan hidung tersumbat dan melegakan pernapasan. Dekongestan juga seringkali digunakan bersamaan dengan kombinasi obat lainnya untuk mengatasi batuk yang disertai pilek.

2. Batuk Berdahak dan Kering

Obat batuk terdiri dari dua jenis berdasarkan fungsinya. Batuk berdahak diatasi dengan obat yang mampu mengencerkan dahak dan melegakan tenggorokan. Sementara obat untuk batuk kering biasanya dikomposisikan dengan kombinasi obat yang menekan batuk secara refleks.

3. Nyeri dan Demam

Nyeri dan demam biasanya juga menyertai kondisi batuk dan pilek, sehingga semakin menyiksa kondisi pasien. Obat dari golongan NSAID dan Acetaminophen biasanya diresepkan dokter untuk mengurangi gejala ini. Beberapa golongan obat NSAID yang berfungsi mengurangi demam dan nyeri, seperti Ibuprofen dan Aspirin.

Penggunaan obat NSAID lebih difokuskan untuk pasien dengan usia dewasa, sementara anak-anak dan remaja bisa menyebabkan risiko jangka panjang pada kesehatannya.

4. Sakit Tenggorokan

Selain nyeri disertai demam, batuk dan pilek juga menimbulkan gejala tidak nyaman pada tenggorokan. Gejala ini bisa terjadi karena peradangan pada tenggorokan yang menimbulkan pasien jadi sulit makan hingga dehidrasi. Penggunaan Ibuprofen dan Aspirin bisa mengurangi gejala ini.

Butuh Penanganan Lainnya?

Tidak sedikit orang yang memilih menangani batuk dan pilek dengan menggunakan kombinasi obat batuk dan pilek tertentu. Namun, bila Anda masih ragu dengan cara tersebut sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dulu pada kondisi tubuh Anda. Terangkan pada dokter tentang gejala dan hasil cek up untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Baca Label Obat

Selain membeli obat dengan mengetahui gejala yang terjadi pada tubuh Anda, pastikan membaca beberapa keterangan yang ada pada obat batuk dan pilek tersebut. Misalnya mengenai komposisi obat, kegunaan, cara pemakaian, dan peringatan penyimpanan serta dosis obat.

Kapan Menghubungi Dokter?

Jika kondisi tidak mengalami perubahan pada waktu yang lama, sebaiknya Anda melakukan konsultasi pada dokter. Saat yang tepat untuk menghubungi dokter antara lain ketika kondisi Anda mengalami gejala lebih parah selama 2 minggu, demam tinggi hingga mencapai 40o Celcius, dan sakit tenggorokan lebih dari 5 hari.

Tags:  , ,

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>