Category Tips

Hal Yang Perlu Anda Pahami Mengenai Obat Kumur

Obat kumur, juga disebut oral bilas adalah produk cair yang digunakan untuk membilas gigi, gusi, dan mulut Anda. Biasanya mengandung antiseptik untuk membunuh bakteri berbahaya yang dapat hidup di antara gigi dan lidah Anda.

Beberapa orang menggunakan obat kumur untuk melawan bau mulut, sementara yang lain mungkin menggunakannya untuk mencegah kerusakan gigi.

Perlu Anda ingat bahwa obat kumur tidak menggantikan menyikat gigi atau penggunaan dental floss dalam hal kebersihan mulut. Obat kumur sendiri hanya akan efektif bila digunakan dengan benar. Penting juga untuk dipahami bahwa formula produk obat kumur yang berbeda mengandung bahan yang berbeda, dan tidak semua obat kumur dapat menguatkan gigi Anda.

Petunjuk produk dapat bervariasi sesuai dengan merek obat kumur yang Anda gunakan. Anda disarankan untuk selalu mengikuti instruksi produk Anda beli. Namun berikut adalah petunjuk dasar untuk sebagian besar jenis obat kumur:

  1. Sikat gigi Anda terlebih dahulu

Mulailah dengan menyikat gigi secara menyeluruh serta gunakan dental floss jika perlu. Jika Anda menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride, tunggu sebentar sebelum menggunakan obat kumur. Obat kumur dapat membasuh fluoride pekat dalam pasta gigi.

  1. Berapa banyak obat kumur yang digunakan

Tuangkan larutan obat kumur pilihan Anda ke dalam cangkir yang disediakan bersama produk atau gelas ukur plastik. Gunakan hanya obat kumur sebanyak yang diperintahkan produk untuk Anda gunakan. Biasanya antara 3 dan 5 sendok teh.

  1. Berkumur

Kosongkan cangkir ke mulut Anda dan berkumur. Jangan ditelan karena bat kumur tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi. Saat Anda berkumur, berkumurlah selama 30 detik.

  1. Keluarkan

Keluarkan obat kumur ke wastafel.

Beberapa orang menggunakan obat kumur sebagai bagian dari rutinitas pembersihan gigi harian mereka. Tetapi Anda juga bisa menggunakan obat kumur dalam keadaan darurat untuk melawan atau mengurangi bau mulut. Obat kumur sendiri tidak akan bekerja untuk memperkuat enamel gigi atau melawan penyakit gusi Anda kecuali jika Anda menggunakannya tepat setelah menyikat dan membersihkan gigi. Untuk hasil terbaik, gigi harus baru dibersihkan sebelum menggunakan obat kumur.

Sebagian besar produk obat kumur menyarankan agar Anda menggunakannya dua kali sehari, setelah menyikat dan membersihkan gigi. Berikut poin-poin yang perlu Anda ingat ketika menggunakan obat kumur:

  • Pastikan untuk membaca label pada merek obat kumur yang Anda pilih

Berbagai merek memiliki konsentrasi yang berbeda, dan beberapa mungkin menyarankan Anda mencairkannya dengan air. Ingat, jika label tidak memberitahu Anda untuk mencairkan, maka Anda mungkin tidak mendapatkan manfaat penuh dari pencuci mulut jika bahan pembasmi kuman berada pada tingkat yang lebih rendah.

  • Obat kumur bukan pengganti sikat gigi

Penting untuk diingat bahwa tidak ada obat kumur yang digunakan sebagai pengganti rutin menyikat gigi dua kali sehari. Jadi, bahkan jika dokter gigi Anda merekomendasikan atau meresepkan obat kumur, Anda masih perlu mengikuti perawatan rutin mulut lengkap Anda untuk menjaga kesehatan gigi yang baik.

  • Watch The Clock

Salah satu kunci untuk menggunakan obat kumur dengan benar adalah dengan berkumur dalam mulut Anda untuk jumlah waktu yang ditentukan. Oleh karena itu, sangat penting untuk membaca label produk. Sebagian besar obat kumur menyarankan agar Anda berkumur selama 30 detik hingga satu menit kemudian mengeluarkannya.

Obat kumur membunuh bakteri dengan menggunakan bahan antiseptik seperti alkohol, mentol, dan eucalyptol. Bahan-bahan ini masuk ke celah-celah di antara gigi Anda dan tempat-tempat yang sulit dijangkau seperti bagian paling belakang mulut Anda, membunuh bakteri yang bisa terkumpul di sana.

Obat kumur dapat digunakan untuk mencegah atau menghentikan bau mulut, serta untuk membersihkan plak dan melawan penyakit gusi. Agar obat kumur bekerja dengan baik, Anda harus menggunakannya dengan benar.

Jika Anda memiliki bau mulut yang berulang atau mencurigai bahwa Anda menderita penyakit gusi, obat kumur saja tidak dapat menyembuhkan penyebab yang mendasarinya. Bicaralah dengan dokter gigi tentang kekhawatiran Anda tentang kondisi kesehatan mulut kronis atau berkelanjutan.

Read More

Hindari Pengharum Ruangan Sintetis, Buat Sendiri Yuk!

Pengharum ruangan sintetis sudah lama sekali dikenal orang. Setidaknya, sejak era 80-an, industri mulai membuat produk pengharum ruangan ini dalam aneka bentuk: lilin beraroma, gel padat, hingga alat penyemprot yang secara otomatis mengeluarkan pengharum.

Banyak orang suka menggunakan pengharum ruangan sintetis karena udara jadi terasa lebih bersih dan segar. Akan tetapi, di balik manfaat tersebut, produk-produk pewangi ini mengandung banyak bahan kimia. Sebut saja benzene dan formaldehida, di antaranya.

Namun, tidak ada perlindungan yang memadai bagi kita sebagai konsumen. Perusahaan produsen pengharum ruangan tersebut tidak memiliki kewajiban untuk memaparkan kandungan bahan dalam produk mereka.

Memang kadar bahan kimia yang terdapat dalam produk pengharum ruangan sintetis rata-rata dalam jumlah kecil. Tapi, bayangkan bila kita menghirupnya untuk jangka waktu yang sangat panjang, dapat terjadi akumulasi.

Dampak buruk produk pengharum ruangan sintetis

Beberapa penelitian telah dilakukan dalam kaitannya mencari tahu keamanan bahan pewangi dalam pengharum ruangan sintetis. Dari berbagai penelitian, salah satunya Women’s Voice for The Eearth, disebutkan bahwa banyak sekali bahan kimia yang masuk ke dalam kategori “chemical of concern”.

Penggunaan pengharum ruangan ini memang lumrah sekali di kantor atau tempat umum lainnya, seperti mall. Tak jarang juga, orang menggunakan pengharum ruangan sintetis di rumah. Padahal ibu hamil, anak-anak, dan bayi, termasuk ke dalam kelompok yang rentan terhadap risiko paparan bahan kimia dalam pengharum ruangan.

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang dapat muncul karena paparan zat kimia dalam pengharum ruangan sintetis:

1. Kanker

Pengharum ruangan sintetis dianggap berisiko mengganggu kesimbangan hormon. Seperti dilansir oleh Breast Cancer Fund, untuk mencegah kanker payudara salah satunya dengan menghindari pewangi sintetis.

Hal yang cukup mengejutkan, zat kimia styrene yang kerap ditemukan dalam rokok juga ditemukan dalam pengharum ruangan sintetis. Selain itu, phthalates juga cukup banyak digunakan. Kedua zat tersebut disinyalir dapat memicu kanker, disrupsi endokrin, serta keracunan.

2. Cacat lahir dan autisme

Seperti disebutkan sebelumnya, ibu hamil termasuk kelompok rentan terhadap risiko buruk pengharum ruangan sintetis. Zat phthalates dalam pewangi sintetis disebut-sebut dapat memicu autisme, ADHD, juga gangguan saraf pada ibu hamil.

Pada tahun 2010, dilakukan suatu penelitian, hasilnya menunjukkan bahwa janin yang terpapar zat kimia dapat mengalami gangguan otak yang berlangsung seumur hidupnya.

3. Alergi dan keracunan

Zat-zat kimia dalam pengharum ruangan sintetis termasuk jenis alergen. Reaksi alergi yang ditimbulkan dapat berupa sakit kepala, iritasi sinus, migrain, hingga alergi pada kulit.

Tak hanya alergi, emisi produk pewangi sintetis juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.

4. Gangguan pernafasan

Menghirup pengharum ruangan sintetis dapat memperburuk keadaan seseorang yang sudah mengalami gangguan pernafasan, terutama asma.

Buat pengharum ruangan alami

Begitu banyak dampak merugikan dari pengharum ruangan sintetis, namun Anda tentu ingin ruangan di rumah terasa harum dan segar. Tidak perlu khawatir, Anda bisa membuat sendiri pengharum ruangan yang alami.

Ada bahan-bahan di sekitar yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir bau, seperti cuka putih atau kopi. Anda juga bisa menempatkan tumbuhan yang dapat menetralisir bau, di saat yang sama gunakan essential oil dengan aroma yang menenangkan, seperti lavender atau peppermint.

Bila ingin memperoleh efek yang lebih menyegarkan, essential oil tersebut dapat dicampurkan dengan soda kue. Niscaya udara di rumah akan terasa jauh lebih segar.

Di samping itu, kulit jeruk atau kayu manis yang disimpan di dalam air juga dapat menetralisir bau tidak sedap loh.

Yuk, mulai beralih dari pengharum ruangan sintetis ke bahan alami yang relatif lebih aman bagi kesehatan Anda!

Read More

Cara Membersihkan Kulkas Dapat Dilakukan Melalui Langkah Ini

Setiap orang perlu menjaga kesehatan agar dapat melakukan aktivitas sesuai kebutuhan. Salah satu cara yang perlu dilakukan adalah mengkonsumsi makanan yang sehat. Jika Anda menyimpan makanan sehat di dalam kulkas dan tinggal sendiri, maka Anda sebaiknya pelajari cara membersihkan kulkas.

Cara Membersihkan Kulkas

Seperti benda-benda lain, Anda perlu membersihkan secara rutin. Jika tidak, maka kotoran akan terkumpul di berbagai permukaan benda yang Anda miliki. Oleh karena itu, cara membersihkan kulkas adalah sebagai berikut:

  • Mengeluarkan bahan-bahan dari kulkas

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengeluarkan makanan dan minuman, serta bahan-bahan lain yang ada di dalam kulkas. Setelah Anda melakukan hal tersebut, Anda perlu mengatur bahan-bahan mana yang ingin dibuang atau tidak.

  • Buang bahan-bahan yang tidak diperlukan

Langkah berikutnya adalah membuang bahan-bahan yang tidak diperlukan. Anda juga perlu perhatikan jika masih terdapat sisa makanan atau minuman, namun masih bisa dikonsumsi. Anda dapat membuang bahan yang sudah habis pakai supaya Anda menghemat tempat di dalam kulkas.

Jika Anda menemukan bahan-bahan yang ada di dalam kulkas mengalami perubahan warna atau bentuk, bau, berjamur, dan kedaluwarsa, Anda perlu segera membuangnya ke tempat sampah. Meskipun demikian, mungkin saja ada makanan yang terdapat bagian yang bersih dimana Anda sebaiknya memotong bagian yang kotor untuk dibuang ke tempat sampah, supaya Anda tidak membuang makanan yang bersih.

Anda juga tidak perlu menyimpan sisa makanan atau minuman di kulkas jika bahan tersebut tidak memerlukan suhu dingin untuk disimpan. Anda mungkin perlu menyimpan bahan-bahan tersebut di tempat lain seperti lemari untuk makanan dan minuman.

  • Bersihkan kulkas

Setelah Anda mengeluarkan semua bahan dari dalam kulkas, Anda bisa mulai membersihkannya. Anda perlu menggunakan larutan sabun, cairan pembersih, atau air hangat untuk membersihkan kotoran yang menempel di dalam kulkas.

Jika ada rak atau laci yang bisa dilepas, Anda keluarkan rak atau laci yang ada di dalam kulkas dan cuci dengan air dan sabun. Kemudian, Anda biarkan sampai kering dan bersihkan dengan lap pembersih.

Jika ada rak atau laci yang tidak bisa dilepas, Anda dapat menyekanya dengan lap yang sudah dibasahi larutan sabun atau air hangat. Setelah mencucinya, Anda keringkan dengan lap pembersih.

  • Menaruh kembali bahan-bahan ke dalam kulkas

Setelah membersihkan kotoran di dalam kulkas, Anda kembalikan bahan-bahan ke dalam kulkas. Anda sebaiknya juga mengorganisir bahan-bahan yang ada di dalam kulkas agar Anda tidak bingung mencari bahan yang diperlukan.

Suhu Kulkas

Selain membersihkan kulkas, Anda juga perhatikan suhu yang ada di dalam kulkas, karena suhu dapat menentukan cepat atau lambatnya perkembangan bakteri di dalam kulkas sehingga dapat mengakibatkan makanan atau minuman busuk. Suhu yang ideal untuk menjaga kesegaran makanan atau minuman di dalam kulkas sebaiknya berada di bawah 4 derajat Celsius.

Untuk memastikan suhu di dalam kulkas tetap dingin, Anda dapat membeli termometer. Selain itu, Anda pastikan bahwa kulkas ditaruh di tempat yang jauh dari sumber panas seperti oven. Dengan cara ini, Anda dapat membuat kulkas Anda tetap awet.

Cara membersihkan kulkas sebenarnya mudah. Namun, Anda perlu melakukannya secara rutin supaya Anda menjaga makanan atau minuman yang ada di dalam kulkas dengan baik. Selain itu, jika kulkas Anda mulai tidak bekerja dengan baik, maka Anda perlu segera menggantikannya dengan yang baru.

Read More