Rumput Fatimah: Apa Dampaknya Pada Orang Hamil?

Untuk melancarkan persalinan, wanita dapat mengkonsumsi rumput fatimah. Wanita dapat mengkonsumsi rumput fatimah dalam bentuk teh, kopi, minuman kaleng, bahkan kapsul. Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa rumput fatimah dapat membantu persalinan.

Rumput fatimah, atau istilah lain sebagai Labisia pumila (dalam bahasa Latin) dan Kacip Fatimah di Malaysia, dapat digunakan untuk tidak hanya membantu persalinan pada orang hamil, namun juga untuk meningkatkan gairah seksual dan meredakan gejala menopause.

Rumput fatimah juga merupakan salah satu jenis tanaman yang paling banyak digunakan di Malaysia, termasuk kebutuhan wanita hamil untuk membantu persalinan.

Dampak Buruk Yang Terjadi

Walaupun rumput fatimah dapat melancarkan persalinan, para peneliti belum menemukan studi yang menyatakan bahwa jenis tanaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Selain itu, jika wanita hamil mengkonsumsi rumput fatimah, terdapat dampak yang memungkinkan terjadi, antara lain:

  • Kontraksi rahim

Jika wanita hamil mengkonsumsi rumput fatimah, maka dapat menyebabkan rahim berkontraksi secara tidak teratur dan tidak dapat diperkirakan kapan hal tersebut akan terjadi.

Pada kehamilan dengan risiko tinggi, persalinan secara mendadak atau sebelum pada waktunya bisa saja terjadi. Oleh karena itu, belum tentu aman untuk mengkonsumsi rumput fatimah jika wanita sedang hamil, terutama ketika usia kehamilan mereka belum mencapai antara 38 sampai 39 minggu.

  • Reaksi dengan obat lain

Tidak hanya menyebabkan rahim berkontraksi secara tidak teratur, namun juga dapat memberikan dampak buruk atau efek negatif dengan obat atau suplemen lain yang dikonsumsi wanita hamil. Meskipun belum ada penelitian yang menyatakan bahwa memiliki dampak buruk terhadap obat lain, para wanita yang hamil sebaiknya hindari penggunaan rumput fatimah secara berlebihan.

  • Perdarahan

Kadar senyawa kimia yang terdapat pada rumput fatimah dapat memicu perdarahan dan oksigen ke janin menjadi terhambat.

  • Kandungan tidak jelas

Bagi wanita yang hamil, sebaiknya tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi rumput fatimah, karena tidak hanya memungkinkan terjadinya efek samping di atas, namun juga tidak menyatakan secara jelas kandungan aktif apa saja yang ada pada rumput fatimah.

Para peneliti belum mengetahui berapa banyak kandungan aktif yang dimiliki rumput fatimah, baik dari batang, akar, maupun daunnya. Hal tersebut juga berbeda dengan obat seperti induksi dimana dosis dapat diukur dengan jelas.

Cara Untuk Mengatasi Masalah Pada Kehamilan

Jika terdapat jumlah kandungan aktif yang tidak jelas, maka orang-orang yang hamil sebaiknya jangan konsumsi rumput fatimah sembarangan atau tanpa takaran yang jelas. Hal tersebut dapat memicu kelebihan dosis yang belum tentu memiliki dampak yang baik bagi janin.

Jika wanita hamil ingin mengkonsumsi rumput fatimah, maka mereka sebaiknya konsumsi jenis tanaman tersebut ketika mereka telah hamil selama lebih dari 39 minggu. Walaupun demikian, wanita yang hamil sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter kandungan apakah aman untuk mengkonsumsi rumput fatimah atau tidak.

Untuk mencegah terjadinya efek samping yang disebutkan di atas, wanita hamil sebaiknya tunggu bayi lahir secara alami. Namun, jika bayi belum lahir ketika usia mencapai 42 minggu, maka wanita hamil perlu menjalani induksi alami atau induksi medis karena cara tersebut merupakan cara yang lebih baik dibandingkan dengan mengkonsumsi rumput fatimah.

Wanita hamil dapat mengkonsumsi makanan lain yang memiliki manfaat yang lebih baik dari rumput fatimah. Selain itu, mereka juga perlu perhatikan takaran yang diperlukan agar menjaga janin tetap sehat. Mereka juga dapat membantu diri mereka dengan menerapkan pola hidup yang sehat dengan berolahraga teratur seperti yoga.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>