Simak Manfaat Jambu Biji, Apa Khasiatnya untuk Pencernaan?

Tanaman jambu biji cukup mudah tumbuh dan berbuah di Indonesia. Manfaat jambu biji yang paling terkenal yaitu membantu meningkatkan sistem imun dan trombosit darah sehingga seringkali disarankan untuk pasien demam berdarah. Kandungan vitamin dan mineral pada buah maupun daunnya tergolong cukup tinggi dan beragam.  

Kandungan gizi jambu biji

Buah jambu biji memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi daripada jeruk manis. Berikut merupakan kandungan gizi buah jambu biji per 100 g berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia Kementrian Kesehatan RI.

  • Air: 86 g
  • Serat: 2,4 g
  • Kalsium: 14 mg
  • Beta karoten: 27 mcg
  • Vitamin B1: 0,02 mg
  • Vitamin B2: 0,03 mg
  • Niasin: 0,8 mg
  • Vitamin C: 87 mg

Daun jambu biji juga terkenal akan segudang manfaatnya yang diklaim sebagai solusi alternatif untuk membantu mengatasi diare. Bedasarkan International Journal of Advance Science and Research, berikut kandungan gizi daun jambu biji per 100 g.

  • Kalsium: 1660 mg
  • Zat besi: 13,5 mg
  • Fosfor 360 mg
  • Vitamin B: 14.8 mg
  • Vitamin C: 103 mg

Meskipun demikian, tidak semua orang bisa mengonsumsi daun jambu biji dalam jumlah banyak. Daun jambu biji memiliki rasa yang pahit dan sepat serta hasil olahannya yang masih terbatas.

Manfaat buah jambu biji untuk pencernaan

Pemilihan makanan dan minuman yang tepat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran saluran cerna. Ternyata, konsumsi buah jambu biji memantu mengatasi gangguan pencernaan, berikut manfaatnya:

  • Konstipasi

Kandungan serat pada buah jambu biji mampu membantu mengatasi konstipasi atau susah BAB. Bijinya memiliki efek laxative yang sangat kuat bahkan cocok untuk kasus konstipasi level kronis dan pembersihan usus. Jika konstipasi dibiarkan terus menerus tanpa perawatan dan pengobatan, maka bisa mengakibatkan ambeien. Satu buah jambu biji menyumbang 12% serat dari total AKG.

  • Penyakit rongga mulut

Kandungan flavoinoid quercetin pada buah jambu biji dapat menghambat aktivitas bakteri penyebab penyakit di mulut. Selain itu, buah jambu biji juga mampu mengurangi plak di gigi, plak merupakan tempat berkembangnya bakteri. Kandungan vitamin C buah jambu biji diklaim lebih banyak 4 kali dibandingkan buah jeruk. Vitamin C berfungsi merawat pendarahan pada gusi.   

  • Proses penyerapan zat besi di usus

Kekurangan zat besi dalam darah merupakan penyebab anemia. Penyerapan zat besi di usus halus akan semakin optimal apabila dilakukan bersamaan dengan konsumsi vitamin C. Zat besi jenis ferri direduksi menjadi ferro dalam usus halus dengan bantuan vitamin C. Proses penyerapan zat besi akan semakin efektif jika pH di dalam lambung semakin asam. 

Manfaat daun jambu biji untuk pencernaan

Manfaat jambu biji bukan hanya pada buahnya, tetapi juga daunnya. Saat ini beredar berbagai jenis produk herbal yang berasal dari daun jambi biji, ada pula yang menyajikan daun jambu biji dengan cara direbus. Berikut ini merupakan manfaat daun jambu biji untuk pencernaan:

  • Diare

Pengobatan herbal menjadi salah satu solusi alternatif penyakit yang menyebabkan banyak kematian pada balita. Sebuah studi membuktikan bahwa, rebusan daun jambu biji mampu menghambat aktivitas koloni bakteri E.coli penyebab diare. Senyawa lektin dalam daun jambu biji terbukti mengikat E.coli dan mencegahnya melekat ke dinding usus besar sehingga infeksi tidak akan terjadi.

  • Sakit gigi

Sama seperti buahnya, daun jambu biji juga mengandung falvonoid quarcetin. Selain berkhasiat sebagai anti-bakteri, senyawa ini juga memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik. Hal ini menghambat inflamasi pada kejadian sakit gigi, serta efek analgesiknya mampu mengurangi rasa nyeri.  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>