kelas bpjs kesehatan tagged posts

Mengenal Perbedaan Fasilitas Pada Kelas BPJS Kesehatan

Belum lama ini, pemerintah menyebutkan akan adanya penghapusan kelas pada layanan BPJS paling lambat di tahun 2022 mendatang. Hingga kini, kelas BPJS Kesehatan terdiri atas tiga kelas berbeda dengan iuran serta fasilitas yang berbeda pula. Selain dari segi iuran dan fasilitas, tidak ada perbedaan lain dari ketiga kelas tersebut, khususnya pada layanan kesehatan.

Perbedaan fasilitas kelas BPJS Kesehatan

Meski kelas BPJS Kesehatan akan segera dihapuskan, saat ini peserta tetap harus melakukan pembayaran iuran sesuai dengan kelas yang telah dipilih saat pendaftaran. Peserta BPJS yang akan melakukan pengobatan pun masih juga menerima pelayanan berdasarkan kelasnya masing-masing.

Perbedaan fasilitas pada ketiga kelas terletak pada layanan rawat inap. Berikut ini beberapa perbandingan antara fasilitas BPJS Kesehatan kelas I, kelas II, dan kelas III.

  • Kelas I BPJS Kesehatan

Diantara pilihan kelas yang ada, kelas I merupakan layanan tertinggi dalam fasilitas BPJS Kesehatan. Berdasarkan aturan terbaru, tarif iuran kelas I mengalami kenaikan dari Rp80.000 menjadi Rp150.000 per bulan.

Peserta BPJS pada kelas ini akan layanan rawat inap yang lebih nyaman, dengan kapasitas ruang hanya sebatas 2-4 pasien. Peserta juga bisa naik ke kelas VIP dengan membayar biaya tambahan di luar BPJS Kesehatan.

  • Kelas II BPJS Kesehatan

Berdasarkan peraturan terbaru, iuran untuk kelas II BPJS Kesehatan naik dari Rp51.000 menjadi Rp100.000 setiap bulannya. Peserta pada kelas ini akan mendapatkan layanan rawat inap kelas II yang umumnya berkapasitas lebih banyak dari ruang pada kelas I.

Setiap rumah sakit menyediakan ruang rawat inap kelas II dengan kapasitas yang berbeda-beda. Akan tetapi, umumnya fasilitas kelas II menampung 3-5 pasien dalam ruang rawat inapnya.

Sama seperti pada kelas I, pasien dengan kelas II juga bisa menaikkan kelasnya ke ruang VIP atau ke kelas I dengan melakukan pembayaran tambahan di luar tanggunan BPJS Kesehatan.

  • Kelas III BPJS Kesehatan

Kelas III BPJS Kesehatan merupakan kelas yang paling rendah. Iuran yang perlu dibayarkan setiap bulannya pun lebih rendah dibandingkan dua kelas lainnya, yaitu sebesar Rp25.500 menjadi Rp42.000.

Umumnya, kelas ini digunakan oleh peserta dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Ruang rawat inap kelas III umumnya menampung 4-6 pasien. Terkadang, beberapa rumah sakit memuat lebih dari 6 pasien untuk kelas ini.

Peserta kelas III BPJS Kesehatan tidak memiliki kesempatan untuk menaikkan kelasnya ke kelas II, kelas I, ataupun kelas VIP.

Melakukan pembayaran iuran kelas BPJS Kesehatan

Pembayaran iuran BPJS Kesehatan dilakukan secara rutin, paling lambat di tanggal 10 setiap bulannya. Pembayaran yang terlambat akan dikenakan denda sebesar 2% dari total tagihan iuran.

Untuk melakukan pembayaran, Anda bisa mengunjungi kantor BPJS Kesehatan ataupun menggunakan layanan ATM. Saat ini, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan sejumlah bank, yakni BNI, BRI, dan Bank Mandiri.

Setiap peserta BPJS Kesehatan telah memiliki virtual account (VA) yang akan digunakan sebagai tujuan pembayaran. Dengan VA tersebut, nominal yang harus dibayarkan akan tertera secara otomatis saat akan melakukan pembayaran, sesuai dengan kelas yang telah dipilih pada saat pendaftaran pertama.

Apabila ingin melakukan penggantian kelas BPJS Kesehatan, Anda bisa mengajukan permohonan melalui aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center, atau kantor cabang layanan BPJS. Penggantian kelas, baik naik ataupun turun, baru bisa dilakukan setidaknya satu tahun setelah mendaftar.

Read More