makanan sehat tagged posts

Makanan Kosher Itu Apa Sih? Cari Tahu Di Sini!

Makanan Kosher Itu Apa Sih? Cari Tahu Di Sini!

Pernahkah Anda mendengar tentang makanan kosher? Bagi Anda yang merasa asing, kosher adalah peraturan terkait makanan yang layak dikonsumsi seorang Yahudi. Kosher merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan makanan yang sesuai dengan standar diet ketat hokum tradisional Yahudi. 

Jadi, aturan kosher sangat terkait dengan bagaimana makanan harus diproduksi, diproses, hingga disiapkan oleh seseorang sebelum dikonsumsi. Yuk, mengenal lebih dekat dengan apa itu makanan kosher dan bagaimana aturannya. 

Makanan kosher itu…

Makanan kosher adalah makanan atau minuman apapun yang diizinkan oleh Undang-Undang diet Yahudi untuk dikonsumsi. Mungkin Anda bingung antara kata Kosher dengan halal. Pasalnya, arti kata kosher dalam bahasa Indonesia adalah halal, namun kosher dalam artian menurut Webster World University Dictionary, disebutkan bahwa kosher atau kashrut/kasher sebagai ceremonially clean. Kosher dalam istilah agama Yahudi yang menurut hukum Talmud kemudian menjadi hukum agama Yahudi. Jadi, dalam agama Yahudi mengonsumsi makanan dan hewan yang boleh dimakan disebut kosher atau kashur

Sejarah makanan kosher

Para ahli percaya bahwa hukum makanan Yahudi menjadi hukum makanan pertama yang dicatat. Prinsip umum makanan kosher ada di dalam Taurat, bagian Alkitab Yahudi. Hukum makanan tidak berubah dari apa yang diperintahkan Taurat, tetapi mereka telah berkembang mengikuti perkembangan teknologi. 

Kategori makanan kosher

Makanan kosher yang masuk dalam kategori tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu daging (fleshing), produk olahan susu (milchig), serta ikan dan telur (pareve). 

Daging. Daging kosher berasal dari hewan yang memiliki kuku terbelah seperti sapi, domba, dan kambing. Hukum Yahudi mengatakan bahwa daging dianggap kosher, harus memenuhi kriteria sebagai berikut: 

  • Harus berasal dari hewan ruminandia dengan berkuku berbelah atau terbelah, seperti kambing, domba, sapi, lembu, dan rusa.
  • Satu-satunya potongan daging yang diijinkan berasal dari seperempat hewan ruminansia kosher.
  • Unggas peliharaan tertentu yang bisa dimakan adalah ayam, angsa, burung puyuh, merpati, dan kalkun. 
  • Hewan tersebut harus disembelih oleh seseorang yang terlatih dan bersertifikat untuk menyembelih hewan menurut hukum Yahudi.
  • Daging harus direndam untuk menghilangkan bekas darah sebelum dimasak.
  • Setiap peralatan yang digunakan untuk menyembelih atau menyiapkan daging harus kosher dan ditujukan hanya untuk digunakan dengan daging dan produk daging yang ditentukan, 

Jenis daging dan produk daging berikut tidak dianggap sebagai makanan kosher:

  • Daging dari babi, kelinci, tupai, unta, kenguru, atau kuda
  • Burung pemangsa atau pemakan bangkai, seperti elang, burung hantu, burung camar, dan elang
  • Potongan daging sapi yang berasal dari bagian belakang hewan, seperti panggul, pinggang, sirloin, dan betis.

Produk susu (milchig). Produk susu, seperti susu, keju, dan yogurt diperbolehkan untuk dikonsumsi meskipun harus mematuhi aturan tertentu supaya dianggap sebagai makanan kosher:

  • Mereka harus berasal dari hewan kategori kosher
  • Mereka tidak boleh dicampur dengan turunan berbahan dasar daging, seperti gelatin atau rennet (enzim yang diturunkan dari hewan), yang sering terjadi pada keju keras dan produk olahan lainnya
  • Mereka juga harus disiapkan dengan menggunakan perkakas halal dan peralatan yang sebelum tidak pernah digunakan untuk memproses produk berbahan dasar daging. 

Ikan dan telur (Pareve). Meskipun masing-masing memiliki aturan tersendiri, namun ikan dan telur sama-sama tergolong pareve atau netral, yang artinya tidak mengandung susu dan daging. Ikan hanya dianggap kosher bila berasal dari hewan yang memiliki sirip dan sisik, seperti tuna, salmon, atau makarel. 

Makhluk air yang tidak memiliki ciri fisik tadi dilarang untuk dikonsumsi, misalnya saja seperti udang, kepiting, tiram, lobster, dan jenis kerang lainnya. tidak seperti daging halal, ikan tidak memerlukan peralatan terpisah untuk persiapannya dan dapat dimasak bersama daging atau produk susu. 

Sedangkan untuk telur yang termasuk kategori makanan kosher adalah berasal dari unggas atau iklan halal diizinkan selama tidak ada jejak darah di dalamnya. Ketentuan ini berarti setiap telur harus diperiksa sendiri-sendiri. Seperti ikan, telur pun bisa dimakan bersama daging atau produk susu. 

Read More