shampo tagged posts

Panduan shampo dan conditioner

Keramas menggunakan shampo dan conditioner merupakan ritual perawatan tubuh yang dilakukan siapa saja, sama seperti mandi dan menggosok gigi. Dengan banyaknya shampo dan conditioner yang dijual di pasaran, bagaimana kita bisa menemukan shampo yang cocok untuk kita?

Jenis rambut

Setiap shampo yang dijual memiliki kegunaan untuk rambut tipe tertentu. Cara memilihnya bisa dimulai dengan membaca labelnya dan mencari sesuai dengan jenis rambut Anda. Beberapa kata kunci yang bisa Anda cari misalnya, rambut kering, rambut normal, atau rambut rontok.

Rambut halus

Jika Anda memiliki jenis rambut yang halus, gunakan shampo dan conditioner yang dapat menambah volume rambut Anda

Rambut keriting

Shampo untuk rambut keriting biasanya memiliki fungsi untuk membuat rambut jadi lebih halus dan lembab karena rambut yang dikeriting biasanya cenderung kering akibat penggunaan zat kimia.

Rambut kering

Untuk rambut yang kering, pilihlah shampo yang memiliki banyak pelembab atau yang mengandung minyak alami seperti minyak kelapa, minyak argan ataupun minyak alpukat.

Rambut berminyak

Jika Anda memiliki rambut berminyak, sebaiknya tidak menggunakan conditioner karena rambut akan semakin lembab.

Rambut berketombe

Ketombe bisa disebabkan karena folikel memproduksi terlalu banyak sebum. Jika rambut Anda sering berketombe, sebaiknya menggunakan shampo anti ketombe yang memiliki kandungan zinc, selenium sulfat atau ketoconazole. Banyak yang mengira ketombe disebabkan oleh kulit kepala yang kering padahal sebenarnya ketombe terbentuk dari debu dan minyak yang menjadi jamur.

Rambut yang diwarnai

Rambut yang diwarnai membutuhkan perawatan khusus. Pakailah shampo yang memang diformulasikan untuk rambut yang diwarnai.

Haruskah Anda memakai conditioner?

Dulunya, formulasi shampo membuat rambut jadi kering dan kasar. Lalu muncul conditioner yang memang dibuat untuk melembabkan rambut.

Conditioner membuat rambut terasa lebih halus dan lembut serta membuat rambut mudah diatur. Conditioner leave-in misalnya, membuat rambut terhidrasi setelah dikeringkan. Tetapi jangan mengaplikasikan conditioner yang berlebihan pada rambut Anda karena rambut akan cepat lepek. Saat ini banyak formulasi shampoo yang dikombinasikan dengan pelembab sehingga conditioner tidak diperlukan lagi.

Haruskah Anda keramas setiap hari?

Terlalu sering mencuci rambut akan mengurangi produksi minyak yang bisa melembabkan rambut. Namun jika rambut Anda memang tipe berminyak, tak ada salahnya lebih sering keramas.

Teknik mencuci rambut yang benar

Mencuci rambut terkesan mudah dan tidak membutuhkan teknik khusus. Namun ternyata mencuci rambut tidak hanya menggosok atau menggaruk kulit kepala saja. Kulit kepala yang sering diusap dapat merusak cuticle rambut dan menyebabkan rambut rusak. Cara terbaik untuk keramas yaitu dengan menggosok kulit kepala pelan-pelan mulai dari bagian atas hingga bagian ujung rambut. Lakukan pijatan lembut dan bilas sampai bersih. Gunakan conditioner di bagian ujung rambut saja agar rambut tidak cepat berminyak.

Read More