Teori-teori Psikologi Kepribadian yang Menarik untuk Dipelajari

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa kepribadian seseorang berbeda-beda. Bahkan di Jepang, terdapat penelitian mengenai kepribadian seseorang berdasarkan golongan darah.

Kompleksitas manusia melahirkan sebuah disiplin baru dalam psikologi yang dikenal sebagai psikologi kepribadian. Cabang psikologi ini mempelajari bagaimana kepribadian mempengaruhi cara berpikir dan perilaku seseorang.

Psikologi kepribadian merupakan cabang ilmu psikologi terbesar. Tanpa disadari, aplikasi bidang ilmu ini dapat ditemui pada kehidupan sehari-hari.

Karakteristik kepribadian

Sebelum mengenal lebih dalam apa itu psikologi kepribadian, ada 3 poin penting yang harus Anda pahami terkait karakteristik dari cara kerja kepribadian seseorang:

  • Kepribadian konsisten dan terorganisir

Situasi menentukan aspek kepribadian yang diperlihatkan seseorang, dan tanggapan yang dihasilkan umumnya stabil.

  • Kepribadian stabil bisa dipengaruhi oleh lingkungan

Kepribadian seseorang dalam situasi sosial bisa saja berbeda 180ยบ bila ia dihadapkan pada situasi darurat atau yang membuat Anda tidak nyaman.

  • Kepribadian memicu tindakan dan perilaku seseorang

Segala aspek kehidupan dipengaruhi oleh kepribadian, mulai dari preferensi pribadi hingga pilihan karier.

Teori-teori psikologi kepribadian

Sepanjang perkembangannya, ada banyak gagasan mengenai kepribadian. Psikolog berupaya untuk memahami apa itu kepribadian, perbedaan kepribadian, dan bagaimana cara terbaik untuk menggambarkan teori kepribadian itu sendiri.

Suatu teori mungkin saling bertentangan dengan teori yang lain. Namun teori-teori ini tumbuh dari akar yang sama.

  • Teori biologi

Teori ini menyatakan bahwa kepribadian berkaitan dengan faktor biologis, terutama pewarisan genetika. Teori ini berlandaskan pada penelitian dengan anak kembar untuk melihat mana yang lebih berpengaruh antara faktor lingkungan atau biologis.

Penelitian ini membandingkan anak kembar yang dibesarkan pada lingkungan yang berbeda dan anak kembar yang dibesarkan secara bersama-sama.

  • Teori perilaku

Teori perilaku menyatakan kepribadian merupakan hasil dari interaksi antara lingkungan dan individu. Aliran ini lebih berfokus pada perilaku yang tampak dan cenderung mengabaikan fakor internal seperti pikiran, perasaan, dan suasana hati.

  • Teori psikodinamika

Sigmund Freud merupakan bapak sekaligus penggagas teori psikodinamika atau disebut juga dengan psikoanalisis. Freud percaya bahwa kepribadian dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar (faktor biologis) dan pengalaman masa kecil (faktor lingkungan).

Pikiran bawah sadar seseorang terdiri atas 3 hal, yaitu id, ego, dan superego. Id bergerak atas naluri dan kebutuhan dasar seseorang. Superego lebih kepada moralitas dan cita-cita. Sementara ego memoderasi id, superego, dan realitas.

Freud juga menggagas tahapan psikoseksual, dimana seseorang akan melalui tahapan seksual yang sesuai dengan umurnya mulai dari bayi hingga dewasa. Ia mengatakan, pada fase tersebut energi id difokuskan pada zona sensitif seksual yang berbeda.

Banyak psikolog yang mengikuti dan memodifikasi gagasan Freud, diantaranya Erik Erikson, Carl Jung, Alfred Adler, dan Karen Horney.

Tes kepribadian Myers-Briggs termasuk ke dalam teori ini, yang dikembangkan oleh Carl Jung.

  • Teori sifat

Teori psikologi kepribadian ini percaya bahwa kepribadian seseorang terdiri dari sejumlah sifat yang luas. Perspektif ini berpusat pada mengidentifikasi, mendeksripsikan, dan mengukur sifat spesifik yang pada akhirnya membentuk kepribadian seseorang.

Tokoh-tokoh teori sifat yang terkenal antara lain:

  • Hans Eysenck: Ia berpendapat hanya ada 3 sifat manusia, yaitu ekstroversi, neurotisme, dan psikotisme.
  • Raymond Cattell: Menggagas 16 ciri kepribadian manusia. Instrumen tesnya dikenal sebagai tes MBTI.
  • Robert McCrae dan Paul Costa: Mengenalkan teori lima besar atau The Big Five Theory yang mengidentifikasi 5 dimensi kepribadian, yaitu keterbukaan (O), kesadaran (C), ekstroversi (E), persetujuan (A), dan neuroticism (N).
  • Teori humanis

Carl Rogers dan Abraham Maslow merupakan tokoh humanistik yang terkenal. Aliran ini menekankan pada pentingnya kehendak bebas dan pengalaman dalam mengembangkan kepribadian.

Menurut Maslow, kebutuhan seseorang seperti sebuah piramida, dengan puncak tertingginya yaitu aktualisasi diri. Ketika seseorang sudah mencapai puncak, ia akan merasa semua kebutuhannya telah terpenuhi

  • Teori kognitif sosial (behaviorisme)

Aliran ini menekankan pada proses pembelajaran, dimana tindakan, pikiran, dan perasaan merupakan hasil dari pengalaman.

Albert Bandura merupakan salah satu tokoh teori kognitif sosial, dengan dua penelitiannya yang terkenal yaitu tikus dalam labirin. Ia juga menciptakan banyak teori belajar lainnya, salah satunya yaitu teori modeling.

Selain Bandura, tokoh behaviorist lainnya seperti J.B. Watson dan Thorndike (pendiri teori behaviorisme), B.F. Skinner, dan Ivan Pavlov.

Psikologi kepribadian adalah disiplin ilmu yang sangat menarik. Ada banyak teori yang mengupas kepribadian seseorang karena keunikan dan keistimewaan manusia.

Salah satu kontribusi psikologi kepribadian dalam kehidupan sehari-hari yaitu membantu seseorang mengenal lebih dalam siapa dirinya, memahami, serta mengembangkan potensi diri ke arah yang lebih baik.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>